SuaraBanyuurip.com -Â Ali Musthofa
Blora – Taman Seribu Lampu yang berada di Pusat Kota Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah terlihat semrawut. Hal itu dikarenakan masih banyak tenda para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dibiarkan berdiri dan sebagian dibongkar namun ditaruh sembarangan di area taman.
Kondisi tersebut menjadikan taman kebanggaan warga Cepu menjadi tak sedap dipandang mata.
Kamtono, Warga Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengkau risih melihat tenda PKL yang dibiarkan semrawut. “Sangat disayangkan bila hal itu dibiarkan berlarut-larut, bila tidak ada penanganan penertiban oleh aparat terkait,” katanya kepada suarabanyuurip.com.
Kamtono menyatakan sering menggunakan lokasi taman itu untuk melepas penat selepas kerja disiang hari. Namun dengan kondisi saat ini membuat lokasi tersebut menjadi tak nyaman.
“Untuk kebaikan Kota Cepu kedepannya, diharapkan ada tindakan tegas dari petugas untuk menertibkannya,” tambahnya.
Sebetulnya, antara Pemerintah Kabupaten Blora melalui dinas terkait sudah ada kesepakatan bersama dengan Paguyuban PKL Taman Seribu Lampu. Salah satunya ada merapikan lokasi PKL setelah berjualan. Namun kesadaran PKL mematuhi kesepakatan itu masih kurang.
“Sangat disayangkan PKL melanggar kesepakatan itu,” sambung Sekretaris KNPI Kecamatan Cepu, Achmad Husain ST.(ali)