SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menjadi daya tarik pemerintah pusat maupun investor untuk mengembangkan penyediaan air bersih. Di wilayah ini akan dilaksanakan proyek Kerja Sama Pemerintah dan Swasata Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (KPS SPAM) untuk melayani pelanggan rumah tangga dan industri  melalui sistem perpipaan.
Proyek KPS SPAM di Lamongan ini direncanakan pada tahun 2014 hingga akhir 2015 mendatang. Dengan umur ekonomi proyek selama 20 tahun pada periode 2015-2035. Total investasi untuk proyek tersebut mencapai Rp133.069.405.000, dengan kebutuhan pembebasan lahan menjadi tanggung jawab SPC dengan dukungan pemerintah setempat.
Direktur Pengembangan Kerja sama Pemerintah dan Swasta, Bestary Pandji Indra, mengemukakan, dipilihnya Lamongan sebagai KPS SPM ini dikarenakan wilayah Lamongan berada pada lokasi strategis di perlintasan Jalur Pantai Utara (Pantura) dan tergabung dalam Gerbang Kertasusila serta berbatasan dengan Kabupaten Gresik yang mempunyai pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi.
“Pertumbuhan itu secara otomatis akan membutuhkan pasokan air minum yang memadai serta sangat penting untuk segera dilaksanakan,” kata Bestary melalui siaran persnya saat Market Sounding proyek penyediaan air minum yang dilaksanakan Hotel J.W. Marriot Jalan Embong, Malang No. 85-89 Surabaya, Rabu (9/10/2013).
Proyek air bersih Kabupaten Lamongan diharapkan dapat melayani kebutuhan masyarakat umum dan industri di wilayah pantai utara (PANTURA) Kabupaten Lamongan. Proyek ini bertujuan untuk memperluas cakupan pelayanan air minum khususnya di wilayah utara Sungai Bengawan Solo, meliputi Kecamatan Paciran, Brondong, Laren dan Solokuro.
“Pemerintah Kabupaten Lamongan merencanakan membangun SPAM untuk melayani sekurang-kurangnya 41% penduduk pada tahun 2015, diwilayah Paciran-Brondong dan area sekitarnya. Pengembangan SPAM ini akan melayani pelanggan rumah tangga dan industri  melalui sistem perpipaan,” papar Bestary.
Market Sounding proyek penyediaan air minum itu dihadiri perusahaan terkait di bidang air bersih, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu juga Direktorat Pengembangan Kerjasama Pemerintah dan Swasta, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lamongan, Badan Koordinasi Penanaman Modal.(tok)