Ahli Waris Sebut Ada Upaya Kriminalisasi

pagari tanah

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Ahli waris tanah, Mangil, yang hari ini melakukan pemagaran tanah warisan di Desa Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur menyebut ada upaya kriminalisasi yang dilakukan pihak Mobil Cepu Ltd (MCL) terhadap keluarga mereka.

“MCL sempat berupaya melaporkan keluarga kami Kartaji, saat melakukan penghadangan alat berat  pada hari Selasa 8 Oktober lalu,” jelas perwakilan ahli waris, Imam Khafas, kepada SuaraBanyuurip.com, Rabu (16/10/2013).

Laporan tersebut, menurut Imam Khafas, masuk di unit 4 Reskrim Polres Tuban. Isi laporan upaya pengancaman, dan perbuatan tidak menyenangkan. Tak hanya itu, operator juga dikabarkan menyertakan rekaman video saat Kartaji berusaha melempar batu ketika alat berat masuk di titik batas tanah mereka.

“Tapi laporan tersebut kabarnya ditolak oleh polisi karena dirasa akan memperkeruh suasana, karena Kapolres pernah menyarankan untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan,” jelas Imam.

Dia menjelaskan, aksi Kartaji yang hampir melakukan pelemparan alat berat dengan batu tersebut karena berupaya menghadang operator. Terlebih alat berat tersebut terlihat mulai memasuki pekarangan tanah mereka.

Baca Juga :   PEPC Belum Sepakat Harga Gas JTB

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat, membenarkan ada petugas dari MCL yang mendatangi Mapolres Tuban. Meski begitu dia menyangkal kalau MCL datang untuk melakukan pelaporan salah satu ahli waris.

“Memang benar mereka datang ke Polres, tapi tidak melakukan pelaporan. Hanya melakukan kordinasi pemecahan masalah di tempat tersebut,” jelas Wahyu, saat dihubungi melalui ponselnya.

Sementara itu, SuaraBanyuurip.com, masih menunggu balasan surat elektronik yang dikirim ke MCL. Isi email merupakan upaya klarifikasi mengenai permasalahan tersebut. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *