Pemuda Harus Bersatu Songsong Industri Migas

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Sebanyak 25 aktivis dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bojonegoro, Jawa Timur menggelar aksi damai memperingati hari Sumpah Pemuda di Bundaran Adipura Jalan Diponegoro, Senin (28/10/2013). Dalam aksinya mereka meminta agar para pemuda dapat dilibatkan secara maksimal dalam kegiatan industrialisasi migas di Bojonegoro.

Koordinator Lapangan, Arif Murtadhoh, menyampaikan, dengan keberadaan sumber migas ini para pemuda di Bojonegoro haruslah bersatu memanfaatkan sumber daya alam (SDA) yang ada. Sehingga para pemuda dapat lebih berdaya dan tidak sekedar menjadi penonton di daerahnya sendiri.  

“Tentu saja dengan dukungan pemerintah daerah,” tegas Arif Murtadhoh saat berorasi. 

Dia berpesan, agar heroisme Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 silam dijadikan spirit bagi pemuda sekarang untuk membangun negeri ini menuju negara yang besar dan disegani. Karena itu, melalui momentum ini, GMNI mengajak para pemuda untuk bersatu mengembangkan perekonomian dan berkarya serta mencintai produk dalam negeri, mengembangkan pendidikan dan moral anak Indonesia, dan menjunjung tinggi persaudaraan sesama bansa antar agama untuk kemajuan Indonesia. 

Baca Juga :   Cepu Bersolek Peringati HUT RI

“Terlebih adanya Industri migas yang harus membuat pemuda daerah bersatu memajukan Bojonegoro,” tandas Arif. 

Menurut dia, banyak yang bisa dilakukan pemuda pemudi Bojonegoro untuk mengembangkan rumusan sumpah pemuda yang dibuat Mohammad Yamin tersebut. Diantaranya belajar dengan sungguh-sungguh dan menjadi guru bagi siswa-siswi di daerah.

“Jangan hanya bergantung pada pemerintah dalam hal pekerjaan, tapi bagaimana caranya menciptakan lapangan pekerjaan,” pungkas dia. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *