SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro- Sebanyak 309 peserta pelatihan sertifikasi migas mengikuti tes tulis yang dilaksanakan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Propinsi Jawa Timur di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (31/10/2013). Ratusan peserta itu mendaftarkan diri untuk mengikuti pelatihan Rigging, Scaffolding dan Welding.
Kepala Bagian Pelatihan dan Sertifikasi UPTD BLK, Wiyono, menyampaikan, dari 309 peserta yang mengikuti tes tulis hari ini diantaranya Rigging sebanyak 159 peserta, scaffolding  94 peserta dan Welding 56 peserta.
“Sebagian besar yang mengikuti tes dari Kecamatan Gayam, Kalitidu dan Ngasem,” kata pria berkacamata minus ini.
Dia menyatakan, pada tes tulis yang dimulai pukul 08.00 pagi tadi berlangsung tiga gelombang sesuai jenis pelatihan. Waktu yang diberikan peserta hanya satu jam dan tidak boleh bekerjasama dengan teman lainnya saat mengerjakan soal.
“Itu demi kebaikan sendiri. Oleh sebab itu harus bersungguh-sungguh,” tegasnya.
Wiyono menerangkan, pada tes tulis ini akan diambil 40 peserta untuk mengikuti tes wawancara pada Jum’at (1/11/2013) besuk. Setelah itu akan langsung diumumkan peserta yang lulus tes dan diambil sebanyak 25 peserta untuk mendapatkan pelatihan dan sertifikasi di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Migas Cepu, Kabupaten Blora, Jawa tengah.
“Untuk non sertifikasi yakni pelatihan listrik industri dan K3 atau Keselamatan, kesehatan kerja juga dilakukan besuk disini,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertransos Bojonegoro, Joko Susilo, menyatakan, pelatihan ini adalah bentuk program Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari Operator Lapangan Banyuurip Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL) kepada pemuda daerah agar mendapatkan pelatihan dan sertifikat di bidang perminyakan untuk dijadikan bekal mencari pekerjaan.
“Semoga pelatihan ini bermanfaat nantinya,” pungkas Joko.(rien)