Jalan Makadam PNPM Desa Jawik Dipertanyakan Warga

SuaraBanyuurip.com – D Suko

Bojonegoro – Masyarakat Desa Jawik, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mempertanyakan pembangunan jalan makadam dari program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan (PNPM – MP) tahun 2013 di wilayah setempat. Sebab pelaksanaan program yang menggunakan dana sharing antara pemerintah pusat dan daerah itu terdapat beberapa kejanggalan.

Tokoh masyarakat Desa Jawik, Mukhamad Mufi, mengungkapkan, beberapa kejanggalan yang ditemuakan dalam pembangunan jalan makadam dari  PNPM-MP yang pelaksanaannya dimulai awal September tahun 2013 lalu itu tidak transparan. Sehingga masyarakat tidak tahu bagaimana desain jalan yang dibangun.

Selain itu, lanjut dia, tidak adanya papan informasi pembangunan dan papan proyek disekitar pembangunan jalan. Kemudian, adanya pembangunan jalan makadam yang menumpuk padahal sudah ada sebelumnya dan hanya dikasih pasir yang tidak merata.

“Titik nol pembangunan jalan kurang jelas dan dalam pembangunan awal jalan dimulai dari tanda P9 yang dimualai dari depan rumah ibu Sutar,” kata Mukhamad melalui suratnya yang dikirim kepada suarabanyuurip.com, Kamis (31/10/2013) malam.

Baca Juga :   Kecelakaan di Trucuk, 2 Pengendara Motor Meninggal

Selain itu kejanggalan lain yang ditemukan yakni rute pembangunan tidak jelas antara titik nol sampai titik terakhir dan adanya patok tanda pembanguan yang tidak lengkap. Juga jalan Makadam depan SD sampai RT 11 sebagian ikut program PNPM 2013 yaitu belakang SD sampai tikungan RT 12 tapi hanya ditutup pasir sepanjang 100 M. Sedang depan SD yang hanya 10 M tidak ikut disentuh.

“Mungkinkah jalan sepanjang 10 M yang gak ada sambungannya diajukan PNPM tahunberikutnya, ini juga tidak jelas,” tegas dia.

Kejanggalan lainnya tambah Mukhamad adalah pembangunan pada tahun 2013 ini terputus-putus dan bercabang, tapi menjadi satu usulan. Pembangunan infratrusktur desa itu sekarang ini sudah berjalan 80 persen.

“Temuan ini telah kita laporkann kepada fasilitator kabupaten PNPM – MP Bojonegoro,” pungkas Mukhamad. (suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *