Wabup Minta JOB PPEJ Bertanggung Jawab

wabub tuban

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur meminta Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), bertanggung jawab atas dampak yang dirasakan warga sekitar pengeboran sumur Sumber 1.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, ketika ditemui dikantornya, Senin (4/11/2013). Dia mengatakan, dampak yang dimaksud berupa rasa mual dan pusing yang dirasakan warga karena mencium bau menyengat dari lokasi pengeboran.

“Selain itu saya juga sudah menurunkan tim untuk mendata berapa kerusakan rumah yang diduga akibat aktifitas pengeboran,” tegas Noor Nahar Hussein kepada Suarabanyuurip.com.

Noor Nahar mengatakan, JOB PPEJ telah menemui Pemkab Tuban dan menjelaskan apa yang terjadi disana. Kepada operator, dia meminta supaya JOB PPEJ bertanggung jawab dan memastikan hal itu tidak terulang kembali.

“Rumah yang rusak harus diperbaiki, dan jangan sampai hal itu terulang kembali. Kasihan warga,” tambah Noor Nahar.

Selain itu, dia meminta operator menyiapkan layanan kesehatan sebagai antisipasi terganggunya kesehatan warga apabila pengeboran sampai dilakukan kembali.

“Sediakan ambulance dan layanan kesehatan, supaya gangguan kesehatan bisa cepat ditangani,” tegas Noor Nahar.

Selain itu, Wabup juga meminta supaya operator melakukan peredaman getar dan suara dari alat pengeboran agar konflik dan gejolak dari masyarakat yang merasa terganggu tidak terulang kembali.(edp)

Baca Juga :   Bupati Anna Lantik 206 Pejabat Fungsional

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *