SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro, Jawa Timur, siap menindaklanjuti hasil kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) yang melibatkan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Pusat Pendidkan dan Latihan (Pusdiklat) Migas Cepu beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Disnakertransos Kabupaten Bojonegoro, Joko Santoso, mengungkapkan, akan segera mencari calon potensial untuk dapat dikirim dipusdiklat migas cepu.
“Sudah kita siapkan, mungkin tahap awal sekitar 200 orang dulu yang akan kita kirim nanti,” kata Joko yang juga turut hadir dalam MoU beberapa waktu lalu.
Pihaknya mengaku, apresiatif dengan telah dilakukannya MoU tersebut. Mengenai hal itu, dia menyatakan, sudah ada respon positif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.
“Bahkan pak bupati sempat bilang akan langsung mengirim seribu,” tambahnya.
Namun demikian, kata Joko, secara tehknis akan dilakukan secara bertahap. Terlebih, Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswo Utomo, ketika itu menghimbau para peserta harus benar-benar kompetitif.
“Setidaknya bisa menguasai bahasa Inggris,†tegas Joko.
Sebelumnya diberitakan Menteri ESDM bersama sejumlah K3S telah menyepakati MoU tentang diklat tenaga kerja operator oil and gas melaui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dan pemerintah daerah diseluruh Indonesia. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan Indonesia bisa menghasilkan tenaga-tenaga operator handal untuk sektor migas. (roz) Â