Kracakan Janji Keindahan di Tengah Bengawan Solo

bengawan solo

SuaraBanyuurip.com Ririn Wedia

Bojonegoro – Sungai Bengawan Solo menyimpan selaksa kisah. Selain bencana banjir, ditemukannya situs manusia purba, hingga harmoni alam pun terdapat di sungai terpanjang di pulau Jawa ini.

Paling tidak fenomena panorama alam telah muncul di sungai ini. Setidaknya Kracakan salah satunya. Di ngarai sungai yang membelah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini tepatnya di Desa Payaman, Kecamatan Ngraho terdapat keindahan tersebut.

Di sana, disetiap musim kemarau tiba, muncul bebatuan yang melahirkan air terjun kecil. Memanjang di sepanjang lebar sungai, sehingga melahirkan suara kracak, kracak (gemericik) yang oleh warga setempat disebut Kracakan. Jadilah fenomena alam itu disebut Kracakan.

Lokasi Kracakan ini merupakan perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tepatnya perbatasan Desa Jipang Panolan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora (konon desa ini semasa Kerajaan Demak Bintoro merupakan sentra kekuasaan Adipati Jipang, Haryo Penangsang) dengan Desa Payaman, Ngraho, Bojonegoro.

Untuk menjangkau akses wilayah tersebut tidak sulit. Jika dari Kecamatan Padangan bisa mengambil jurusan Ngawi, dan berhenti di Desa Tinggang, Kecamatan Ngraho. Kemudian ambil ke arah barat. Setelah itu bertanya kepada warga sekitar akan langsung diarahkan ke Kracakan.

Selain panorama yang indah, Kracakan juga menjadi pilihan bagi penikmat alam maupun mereka yang hobi memancing. Setiap pagi hingga malam hari pun sekitar Kracakan selalu ramai warga yang memancing. Salah satunya, Kasian (54) Warga Desa/Kecamatan Ngraho, Bojonegoro.

Baca Juga :   Geliat Desa Wisata Sekitar Lapangan Minyak Banyu Urip

“Setiap kemarau selalu memancing disini,” ujarnya sambil menunggu umpannya disambar ikan.

Selain banyak para pemancing, di tempat ini juga tidak jarang pengunjung yang menuju kesana hanya untuk berkumpul dengan keluarga maupun pasangan muda mudi memadu kasih. Karena panorama alam yang indah dan alami, tidak jarang pula para pengunjung yang mengabadikan momen di tempat tersebut. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *