Jembatan Utama ATW -Jambaran Rusak Parah

jembatan ATW

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Warga Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengeluhkan kondisi Jembatan yang menghubungkan sumur minyak Alas Tua Barat (ATW) ke sumur gas Jambaran. Sebab kondisinya jembatan itu rusak parah dan sampai saat ini belum ada perbaikan.

Selain menghubungkan dua lapangan migas, jembatan sepanjang sekira 35×4 meter itu juga sabagai penghubung warga  di Kecamatan Ngasem dan Kecamatan Dander.  Kerusakan jembatan itu membahayakan pengguna jalan karena banyak lubang dan pagar besi di samping kanan dan kiri jembatan yang sudah mulai rapuh. Akibatnya, bagi pengendara yang mau melintasi jembatan harus berhenti bergiliran.

Rakib, warga Ngasem, mengatakan, kerusakan jembatan penghubung Desa Ngasem – Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem itu terjadi sudah sejak empat tahun silam. Namun, hingga saat ini belum ada perbaikan.

“Sejak 2010 jalan sudah rusak hingga saat ini belum diperbaiki, dan warga harus berhenti kalau mau lewat jika ada kendaraan dari arah berlawanan. Karena, banyak lubang akibat kayu papan jembatan rapuh,” kata Paimo kepada Suarabayuurip.com, Selasa (12/11/2013).

Baca Juga :   Pipa Air PPSDM Migas Cepu Bocor Genangi Lingkungan Warga

Rakip menuturkan, sebenarnya papan kayu jembatan pernah diganti. Namun, sekarang sudah kembali rusak karena saking sering dilewati kendaraan bermuatan berat.

“Semoga segera diperbaiki, dan siapapun yang bangun tidak menjadi soal. Baik Pemkab Bojonegoro ataupun Mobil Cepu Ltd (MCL) operator sumur minyak Banyuurip yang penting segera di bangun. Agar, arus lalu-lintas menjadi lancar,” imbuhnya dengan nada berharap.

Senada diungkapkan, Jupri. Dia menyatakan, sudah sewajarnya jika warga maupun pengguna jalan lain banyak mengeluhkan kerusakan jembatan tersebut. Sebab, kondisinya sudah rusak berat. Apalagi, kondisi hujan seperti ini sangat membahayakan bagi yang sedang melintasinya.

“Semoga saja cepat dibangun, Mas. Karena, kalau jalannya baik tidak arus lalu-lintas saja yang lacar. Tetapi, juga perekonomian warga sekitar juga lancar,” sambung drever Avanza yang mengaku warga Kecamatan Tambakrejopria, Bojonegoro saat melintas di Jembatan tersebut.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *