Penderita DB Capai 162 Kasus

saiful

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Sepanjang tahun 2013, penderita Demam Berdarah (DB) di Tuban, Jawa Timur mencapai 162 kasus sepanjang tahun 2013 ini. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 orang dilaporkan terjangkit DBD selama musim penghujan. Jumlah ini dirasa cukup tinggi, mengingat hujan baru beberapa kali mengguyur Kabupaten Tuban.

 “Jumlah ini bisa bertambah, karena saat ini baru permulaan musim penghujan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Syaiful Hadi, saat berada di Gedung DPRD Tuban, Jum’at (29/11/20130.

 Selain itu, Syaiful mengatakan, kalau perubahan musim dengan intensitas ringan sangat rawan DB. Pasalnya pada fase ini, nyamuk aides aigepty sangat mudah berkembang biak. Dimana diketahui nyamuk ini adalah biang kerok dari DBD.

 Nyamuk ini juga sangat suka berkembang biak ditempat yang lembap. Tempat perkembang biakannya pun tidak hanya di air kotor, tapi juga ditempat dengan air bersih sekalipun.

 “Bayangkan, satu ekor nyamuk bisa bertelur ribuan. Jika menetas dan menjadi nyamuk dewasa, maka gigitannya bisa menyebabkan DB bagi dengan daya tahan tubuh lemah,” jelas Syaiful Hadi.

Baca Juga :   Pelayanan Kesehatan Meningkat, APBD Lebih Hemat

 Terkait korban jiwa, Syaiful mengaku, pihaknya belum memastikan. Karena saat ini Dinkes masih menunggu laporan dari Rumah Sakit yang ada di Tuban. Meski begitu, dia juga mengaku tengah memastikan terkait kabar seorang pasien yang meninggal akibat virus ini.

 “Kita akan konsentrasi lakukan fogging, selain itu kita juga minta masyarakat untuk melakukan tindakan 3 M (mengubur, menguras, menutup) tempat yang menjadi sarang nyamuk ini,” imbuhnya.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *