SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr R Koesma Tuban, dr Zainul Arifin, menegaskan, kalau asap hasil pembakaran limbah milik rumah sakit yang dikeluhkan tidak akan mengganggu kesehatan warga.
Dia mengatakan, telah beberapa kali melakukan pemeriksaan dengan adanya asap tersebut. Hasilnya, debu tersebut memang tidak berbahaya bagi kesehatan.
“Sudah ada pemeriksaan, asap tersebut tidak berbahaya,” tegas Zainul Arifin, ketika dihubungi SuaraBanyuurip.com melalui ponselnya, Kamis (5/12/2013).
Zainul mengungkapkan, kalau selama ini pihaknya telah beberapa kali memindah letak cerobong asap yang dinilai rendah tersebut. Selain itu, juga pernah sekali melakukan peninggian cerobong asap supaya tidak mengganggu warga yang ada di sekitar rumah sakit.
“Sudah pernah pindah, selain itu juga sudah pernah kita tinggikan,” ujar Zainul, menerangkan.
Terkait cerobong asap yang dinilai kurang tinggi oleh warga, Zainul menjelaskan, kalau saat ini pihaknya tengah berupaya untuk melakukan hal tersebut. Tapi selalu kesulitan dengan tenaga teknis yang mau mengerjakan. Sementara beberapa tenaga yang melakukan pengerjaan cerobong mengaku tidak berani lagi melakukan peninggian cerobong asap pembakaran.
“Kita masih mencari siapa yang berani melakukan peninggian cerobong, karena selama ini tidak ada yang berani,” tandas Zainul, tanpa mengatakan alasan tidak beraninya pekerja melakukan peninggian cerobong asap.(edp)