Limbah RSUD Tuban Cemari Lingkungan

limbah rsud

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Limbah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr R Koesma Tuban, Jawa Timur dikeluhkan warga sekitar. Mereka merasa tidak nyaman dengan asap hasil pembakaran limbah yang dilakukan pihak rumah sakit.

Pantauan SuaraBanyuurip.com, asap berwarna hitam itu keluar dari cerobong asap dengan ketinggian 7 meter. Diduga karena angin, asap itu terlihat berputar dan bahkan kembali ke bawah. Beberapa rumah milik warga yang berada tepat dibelakang pagar rumah sakit terlihat penuh dengan asap dan terkena imbasnya.

“Ini sudah sering terjadi Mas,” kata Cindi (24), salah satu warga yang mempunyai tempat bekerja disekitar lokasi Rumah Sakit, Kamis (5/12/2013).

Informasi yang diperoleh, asap tersebut sudah kerap sekali dikeluhkan warga. Bahkan mereka mengaku sudah beberapa kali melayangkan protes ke pihak RSUD. Tapi hal itu terus saja berulang, meski cerobong sudah pernah dipindahkan dan ditinggikan.

“Kalau saja bisa lebih tinggi, asap itu tidak akan sampai bisa kembali ke bawah seperti sekarang,” kata seorang warga Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Kota Tuban sambil menunjuk gumpalan asap pembakaran tersebut.

Baca Juga :   September, Kuota Pupuk Lamongan Habis

Selain berwarna hitam, cerobong asap tersebut juga kerap mengeluarkan asap putih. Asap dengan warna putih ini mempunyai bau menyengat. Mirip dengan bau obat-obatan bercampur plastik yang dibakar.

“Tidak terlihat seperti sekarang, tapi baunya terasa menyengat,” terang warga tersebut.
Sementara itu, SuaraBanyuurip.com masih berusaha menghubungi Direktur RSUD Dr R Koesma Tuban, Dr Zainul Arifin untuk mengkonfirmasi masalah tersebut. Beberapa kali telepon genggamnya dihubungi belum mendapatkan jawaban.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *