SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Isak tangis keluarga Agus Suroto (24), asisten masinis KRL Bintaro-Tanah Abang yang meninggal akibat tabrakan dengan truk tanki bahan bakar minyak (BBM) di Bintaro Jakarta selatan langsung pecah manakala jenasah tiba di rumah duka di Desa Sambong, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Jenasah anak kedua Singo Sarjan (63) itu tiba pada  Rabu (11/12/2013) pukul 05.45 pagi. Sanak keluarga beserta tetangga korban sudah menanti jenasah sedari kemarin, ketika pihak keluarga mengetahui bahwa anaknya yang menjadi korban meninggal dalam kecelakaan maut tersebut.
Jenazah Agus dipulangkan menggunakan Kereta Sembrani dari Stasiun Gambir sampai  ke Stasiun Cepu  pukul 05.15 WIB dan langsung  disalatkan di mushala stasiun. Setelah itu,  jenazah dibawa ke rumah duka yang hanya berjarak sekitar 8 km.Â
Setibanya di rumah duka,  Deputi Vice President PT KAI DAOP 4 Semarang, Resman Manurung, menyerahkan  jenazah Agus kepada keluarga.
Ratusan pelayat memenuhi rumah duka, termasuk dari karyawan PT KAI khususnya dari DAOP 4 Semarang yang semuanya memakai pita putih di lengannya sebagai tanda duka cita. Setelah dishalatkan dirumah duka, jenazah baru dimakamkan sekitar pukul 10.00 WIB di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.Ratusan pelayat mengantar prosesi pemakaman.
Sementara itu, Suminah, ibu korban, terus menangis saat peti jenazah yang berisi jasad anaknya diangkat menuju pemakanan umum.
“Tidak ada firasat apa-apa. Agus terakhir kali telepon setelah mengirimkan uang gajinya,†kata Suminah kepada SuaraBanyuurip.com.
Sementara Deputi Vice President PT KAI Daop IV Semarang, Resman Manurung menyampaikan, duka cita yang mendalam kepada keluarga terkait dengan kejadian ini. Kepada wartawan Resman mengaku, tidak menaikan pangkat, karena korban baru satu tahun menjadi pegawai dengan jabatan asisten masinis.
“Namun  PT KAI memberikan kebijakan khusus untuk keluarganya diberikan peluang kerja di PT KAI tanpa melalui tes seleksi,” katanya.
Resman menyatakan sudah memberikan sejumlah dana santunan kepada ahli warisnya. Yakni dana santunan pemakaman dari PT KAI sebesar Rp 62 juta, Jasa Raharja Putra Rp 80 juta dan Jasa Raharja Rp 25 juta. Sementara dari Jamsostek masih dalam proses.(ali)