SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC)- 1 Banyuurip, Blok Cepu PT Tripatra-Samsung optimis dapat menyelesaikan pekerjaannya sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Karena itu Tripatra tidak akan memperpanjang kontrak pengerjaan proyek EPC-1 Banyuurip, meskipun dinilai molor.
Corporate Communication & Corporate Social Responsibility (CSR) Manager Tripatra, Dony Hermawan, mengatakan, pihaknya akan tetap berjalan sesuai kontrak dan optimis bisa mencapai puncak produksi 165 ribu barel per hari (Bph) pada 2014 mendatang. Meskipun sekarang ini cuaca mulai tidak bersahabat, namun tidak menjadi kendala karena curah hujan masih dalam batas normal.
“Kalau cuaca, namanya alam, diluar kendala manusia. Gusti Allah yang mengatur, tapi misalnya ada kendalapun Tripatra selalu berupaya meminimalisir gangguan,” tegas Dony kepada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (14/12/2013).
Disinggung adanya rumor PT Tripatra membuka tender untuk menggandeng mitra dalam menyelesaikan proyek EPC-1 Banyuurip, Dony membantah hal tersebut. Selama ini pekerjaan sesuai jadwal dan tidak ada perubahan.
“Saya heran, berita darimana kok bisa mencuat kami buka tender?” sergahnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Humas SKK Migas Elan Biantoro, menyatakan, tetap optimis produksi puncak bisa melampaui target meski adanya sejumlah persoalan, dan kendala teknis maupun non teknis di lapangan.
“Tetap optimis meski ada beberapa kendala seperti polemik desalinasi, pembebasan lahan, maupun kondisi alam,” imbuhnya.(rien)