Jalan Sementara Dekat Kampung Tunnel Ditutup Warga

jalan sementara

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Warga Desa Brabowan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menutup jalan sementara  di sebelah timur poyek kampung tunnel, Minggu (15/12/2013).

Dari pantauan menyebut, penutupan jalan sementara itu disebabkan banyak kendaraan proyek yang melintasi jalan tersebut.  Sebab kondisi jalan rusak berlubang, dan becek tertutup air hujan. Akibatnya, warga yang melintas di jalan itu sering terjadi kecelakaan.

Seorang warga Brabowan, Bambang, mengatakan, aksi warga menutup jalan sementara yang berada ditimur proyek kampung tunnel itu lantaran banyak kendaraan roda empat proyek yang bermuatan berat sering melewati jalan warga tersebut. Akibatnya, jalan banyak yang berlubang dan licin. Karena, sering diguyur hujan.

“Baru saja warga Brabowan terpleset jatuh di jalan sementara yang menghubungkan antara Brabowan ke Bonorejo itu, Mas. Sekitar jam 10.00 WIB tadi. Warga kemudian langsung menutupnya,” kata Bambang kepada suarabanyuurip.com, Minggu (15/12/2013).

Bambang meminta, perusahaan yang terlibat dalam proyek Banyuurip untuk segera memperbaiki jalan yang rusak karena sering menyebabkan kecelakaan. Atau jalan poros Desa Brabowan-Bonorejo di kampung tunnel  segera difungsikan.

Baca Juga :   Rumah Susilowati Ludes Terbakar

“Silahkan perusahaan mana saja yang memperbaiki tidak ada masalah. Baik Tripatra, HK-Rekind atau MCL silahkkan saja. Yang terpenting segera diperbaiki karena jika tidak segera diperbaiki kayu yang dibuat menutup jalan itu juga tidak akan dibuka warga,” jelasnya. 

“Saya tidak menyalahkan warga Brabowan, Mas. Karena kesal banyak kendaraan roda empat sering banget melintas dijalan yang ditutup tersebut. Apalagi, warga Brabowan juga terpleset jatuh saat melintasinya,” sambung Judi, warga Dusun Puduk, Desa Bonorejo.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *