Musim Hujan, Waspadai Serangan DB

heny

SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora – Memasuki musim penghujan, masyarakat dihimbau untuk lebih menjaga kesehatan. Karena seiring datangnya musin hujan, memudahkan warga terjangkit berbagai macam penyakit. Salah satu yang perlu antisipasi adalah penyebaran penyakit Demam Berdarah (DBD).

Himbauan itu disampaikan oleh  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Blora, Jawa Tengah, dr Heny Indriyanti.

Dia menyatakan, kasus DBD di Blora, biasanya  terjadi  karena perubahan musim memasuki musim hujan.

“Kami minta masyarakat meningkatkan kebersihan lingkungan antara lain melalui gerakan 3 M, menguras, menutup, dan menimbun tempat-tempat genangan air,” katanya pada SuaraBanyuurip.com, Senin (16/12/2013).

Dia meminta, masyarakat harus waspada karena bila terjangkit penyakit ini tidak bisa diprediksi secara pasti.

Henny menyebutkan, berdasar data jumlah penderita DBD di wilayah Blora pada Januari-Maret 2013 tercatat sebanyak 324 orang,  dan lima diantaranya meninggal dunia. Di Blora sendiri ada beberapa desa yang menjadi daerah endemis nyamuk Aedes Aegipty.

Oleh karena itu Henny mengaku dinasnya siap melakukan fogging atau pengasapan pemberantasan daerah endemis nyamuk tersebut kapan saja.

“Bagi masyarakat yang memerlukan pengasapan dapat  mengajukan permohonan ke  Dinas Kesehatan Blora,” himbaunya. 

Sebetulnya, menurut Henny ada cara yang bisa dilakukan warga untuk mengurangi penyebaran nyamuk tersebut. Warga bisa melakukan dengan pemberantasan jentik-jentik nyamuk.

“Itu bisa dilakukan dengan menutup dan menguras secara rutin tempat penampungan air, serta menimbun kaleng atau benda-benda lainnya yang berpotensi sebagai penampungan air,” terangnya.(ali)

Baca Juga :   Ditanya Soal Kabar Pelantikan Dirut Baru PT ADS, Pejabat Pemkab Bojonegoro Bungkam

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *