SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Â Sebanyak 1.040 lembar foto dalam Pameran Foto dengan tema Kearifan Lokal Blora 2013 digelar hingga 30 November kemarin, kini telah ditentukan nominasi di masing-masing kategori. Keindahan jepretan kamera tersebut dipamerkan di Mall Luwes mulai Rabu-Sabtu (18-21/12/2013).
Ada yang lain dari karya foto yang dipajang oleh panitia. Yakni, beberapa foto Blora tempo dulu yang dipasang bersama foto nominator tiap kategori  lomba.
‘’Ada 11 foto Blora tempo dulu yang kami pamerkan,’’ ujar M Andri Sanjaya, salah satu panitia pameran.
Menurutnya, ikut dipasangnya foto-foto lawas itu merupakan koleksi Museum Mahameru Blora. Diantaranya, mulai dari  foto Bupati Blora terdahulu, stasiun kereta api, dan jembatan kereta api, serta aktifitas penegakan hukum pemerintahan Blora.
Pameran foto yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-264 Kabupaten Blora itu merupakan rangkaian kegiatan lomba foto. Dia mengungkapkan, sebanyak 1.040 foto ikut serta dalam lomba.
“Patut dibanggakan karena foto itu kiriman dari berbagai fotografer dari beberapa daerah. Misalnya ada yang dari  Jakarta, Semarang, Sulawesi Selatan, Klaten, Bojonegoro dan Brebes. Selain itu, masyarakat Blora juga banyak yang ikut,” katanya.
Dari ribuan foto itu, panitia membagi dalam  dua kategori. Yakni kategori pelajar dan kategori umum. Kategori pelajar dikhususkan bagi pelajar Blora ataupun warga Blora yang bersekolah di luar daerah.
Dia tambahkan, dalam lomba ini dewan juri menentukan 30 karya foto nominasi kategori umum, dan 10 foto nominasi kategori pelajar.
Andri menyebutkan dewan juri terdiri dari  fotografer profesional asal Yogyakarta,  Miscbahul Munir; dari Semarang, Simon Dodit, yang juga redaktur foto koran Suara Merdeka;  serta Tino Adi Prabowo, fotografer Jakarta yang masih tercatat sebagai warga Blora.
‘’Penilaiannya sangat obyektif. Kami hanya sodorkan foto tanpa nama pengirim kepada dewan juri saat penilaian dilakukan beberapa waktu lalu,’’ tegasnya saat ditemui di lokasi pameran. (ali)