Warga Nguken Siap Sambut Gas Cepu

nguken

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Nguken, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengaku telah siap menyambut proyek Gas Cepu.

Kades Nguken, Kusnadi, menyatakan, telah mendata warganya baik dari sisi umur produktif, tingkat pendidikan, maupun kondisi sosial ekonominya. “Belum lama ini telah kita data dan diserahkan ke kecamatan,” kata dia.

Menurutnya hampir 80 persen warga Nguken bekerja sebagai petani. Sisanya ada yang berprofesi sebagai pedagang.

Namun demikian, ada tidaknya warganya yang bersertifikasi maupun yang berpengalaman dibidang migas dia belum tahu menahu. “Makanya kita data dulu,” tukasnya.

Sedangkan mengenai keberadaan Peraturan Daerah (Perda) No. 23 tahun 2011 tentang konten lokal, Kusnadi, mengaku belum pernah tahu. “Belum pernah mendengar,” tambahnya.

Menurut dia, pada intinya warga sekitar tidak merasa keberatan dengan adanya investor yang berkeinginan mengelola kekayaan alam di desanya. Akan tetapi, pelibatan dan perhatian terhadap warga lokal juga jangan sampai dikesampingkan.

“Kita tidak menolak, namun masyarakat juga harus diperhatikan,” harapnya.

Baca Juga :   SKK Migas Belum Terima Hasil Musdes TKD Gayam

Kusnadi mengungkapkan, jika pihaknya sudah mengetahui tentang adanya proyek gas cepu yang meliputi unitisasi Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Kecamatan Ngasem, Tambakrejo, Purwosari, dan Lapangan Cendana di wilayah Padangan.

“Dulu pernah ada sosialisasi, namun untuk perkembangannya sampai sekarang saya belum tahu,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, selain masuk dari bagian proyek Gas Cepu, desa yang dihuni 2.225 penduduk ini juga memiliki kekayaan gas rawa alam sejak masa penjajahan kolonial Belanda. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *