Ratusan Pengojek Sumur Tua Resah

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Rencana pengelolaan sejumlah sumur tua di Dusun Tawun, Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan dan juga di Dusun Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur oleh PT Tawun Gegunung Energi (TGE) dan juga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), membuat ratusan pengojek minyak mentah hasil penambangan tradisional di wilayah setempat resah.

Ratusan pengojek itu adalah orang-orang yang selama ini menggantungkan pendapatan dari jasa mengangkut minyak mentah dari sumur tua yang berada di tengah hutan menggunakan jerigen dan sepeda motor. Para pengojek itu tidak hanya berasal dari daerah sekitar penambangan saja, melainkan juga berasal dari luar daerah sekitar wilayah sumur tua.

“Tidak hanya di Tawun (letak sumur tua), tapi juga desa-desa lain yang ada di Kecamatan Bangilan, Senori, Kerek, Singgahan dan Montong,” kata sumber yang menolak namanya disebut, Jumat (20/12/2013).

Sumber tersebut juga mengatakan, di penambangan tradisional yang berada di Dusun Tawun saja, ada sekitar 150 orang pengojek. Mereka murni hidup dan bergantung dari pendapatan sebagai pengojek.

Baca Juga :   Safari Ramadan PKB Jatim di Bojonegoro, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

“Itu baru Tawun, belum yang ada di Gegunung,” kata sumber yang juga merupakan seorang penambang ini.

Salah satu Tokoh Masyarakat Desa Kumpulrejo, Kusnan, mengatakan hal yang hampir serupa. Untuk itu dia meminta kepada pihak yang akan melakukan pengambil alihan pengelolaan sumur tua tersebut untuk memikirkan masalah tersebut.

“Tolong dipikirkan, bagaimana nasib orang-orang itu setelah sumur pengelolaannya diambil alih,” kata Kusnan kepada SuaraBanyuurip.com.

Dia menyarankan, selain memberikan pelatihan atau pemberdayaan masayarakat seperti yang sudah diwacanakan kepada warga ketika sosialisasi,  juga memikirkan bagaimana mencukupi kebutuhan mereka ketika dalam masa transisi alih profesi.

“Akan lebih baik jika warga lokal disertakan dalam pengelolaan tersebut,” tandasnya.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *