Akses Jalan Holcim Diblokir Warga Tuban

blokir holcim

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Tak terima karena 14 warga dituduh melakukan pencurian besi di kawasan pabrik PT Holcim Indonesia Tbk. Puluhan warga Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur memblokir akses jalan menuju pabrik semen asal Swiss tersebut, Rabu (25/12/2013).

Sebelumnya, belasan warga yang diduga melakukan pencurian besi di sekitar proyek pabrik. Sekarang dikabarkan mereka telah ditahan di Mapolres Tuban.

Dalam aksi pemblokiran, massa dengan jumlah besar memenuhi jalan akses masuk perusahaan. Mereka berteriak-teriak menuntut kepada perusahaan maupun petugas kepolisian untuk membebaskan tetangganya. 

Selain itu mereka menganggap warga yang ditangkap tidak bersalah, karena besi yang diambil berada di luar pagar perusahaan. “Jika kami tidak dihiraukan ya kami blokir lagi,” kata seorang warga.

Dalam aksi ini, tidak ada satupun nama warga yang mau dikutip untuk pemberitaan. Mereka hanya mengatakan kalau mereka menuntut supaya warga yang sekarang ditahan tersebut segera dibebaskan.

Kapolsek Tambakboyo, AKP Noersento, membenarkan adanya penangkapan 14 warga Desa Sawir pada Selasa (24/12/2013) kemarin karena diduga telah melakukan pencurian besi di kawasan PT Holcim Indonesia pabrik Tuban.

Baca Juga :   Polres Tuban Tertibkan Konvoi Motor

“Saat ini sudah ditangani Satreskrim Polres Tuban,” kata perwira yang juga pernah menjabat sebagai Kasubbag Humas Polres Tuban ini. 

Terpisah, Project Communication PT Holcim Indonesia Tuban, Indriani Siswati, ketika dikonfirmasi wartawan melalui ponselnya mengatakan kalau perusahaan sudah melakukan sosialisasi kepada warga sekitar, bahwa properti berupa besi milik PT Holcim akan digunakan. Tapi ke 14 warga tersebut masih nekat melakukan pencurian.

“Mereka sampai ditangkap polisi kan karena yang mereka lakukan telah memenuhi unsur-unsur tindakan pidana pencurian,” jelas Indri. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *