SuaraBanyuurip.com – Edi  Purnomo
Tuban – Bus Sinar Mandiri bernopol N 7726 UG jurusan Surabaya – Semarang dibakar warga diperbatasan Kecamatan Tambakboyo – Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (3/6/2013) sore tadi. Bus ini dibakar karena telah menabrak Kuning (60), warga asal Dusun Sluki, Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Tuban. Akibat ditabrak bus nenek renta itu tewas seketika dilokasi kejadian.
Kecelakaan itu sontak memicu kemarahan warga yang melihat peristiwa tragis tersebut. Mereka kemudian beramai-ramai mendatangi bus dan membakarnya. Sementara para penumpang saat ini diamankan oleh petugas kepolisian.
Sedangkan sopir bus, Sri Utamo (39), Warga Desa Karanganyar, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jateng, diamankan polisi untuk menghindari amukan massa.
Menurut saksi mata, Rozak (43), warga setempat, kecelakaan itu bermula ketika bus melaju dari arah timur menyalib sebuah kendaraan didepannya. Saat menyalip itulah, sopir bus tak mengetahui jika Mbah Kuning sedang menyeberang jalan. Karena jarak sudah dekat, sopir bus tak dapat membanting setir dan menabrak korban hingga terpental.
“Korban tewas seketika disini,” kata Rozak kepada suarabanyuurip.com dilokasi kejadian.
Dari pantauan, saat ini petugas kepolisian tengah berupaya mengevakuasi kendaraan. Sementara 30 penumpang bus dievakuasi di polsek terdekat. Akibat pembakaran bus itu kemacetan di Pantura saat ini sudah mencapai sekitar 20 kilometer. (edp)