Siapkan Rp15,3 M Untuk Bangun BLK

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono 

Lamongan- Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tahun 2014 ini telah menyiapkan anggaran senilai Rp15,3 miliar untuk pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) yang representatif. Rencananta BLK itu berada di kompleks Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Lamongan.

Bukan hanya gedung utama dan bengkel pelatihan, BLK yang bakal dibangun dua lantai itu juga dilengkapi fasilitas gedung asrama tersendiri.

“Karena itulah, BLK ini sangat representatif untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja Lamongan yang kompeten sehingga mampu bersaing di dunia kerja,“ papar Kepala Dinas Sosnakertrans, Imam Trisno Edy didampingi Kabag Humas dan Infokom Mohammad Zamroni kepada suarabanyuurip.com, Jumat (25/4/2014).

Dijelaskan, pembangunan BLK itu dsebagai upaya pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan di bidang ketenagaan kerja. Karena dunia kerja di Lamongan masih dihadapkan pada keterbatasan kesempatan kerja, rendahnya tenaga kerja yang memiliki kompetensi.

“Sesuai harapan Bapak Bupati, Fadeli, ketika tenaga kerja di Lamongan memiliki komptensi dan mampu bersaing, angka pengangguran di Lamongan dapat ditekan, “ kata dia.

Baca Juga :   Tim SAR Kesulitan Cari Jasad Korban Tenggelam Bengawan

Gedung BLK Lamongan itu berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 63, tepatnya di belakang kantor Dinsosnakertrans Lamongan. Gedung pelatihan ini dibangun di areal seluas 5.283,6 meter persegi.

Pembangunan gedung BLK itu sendiri terdiri dari pembangunan gedung utama 2 lantai yang diperuntukkan sebagai ruang administrasi dan pertemuan. Kemudian gedung asrama yang juga 2 lantai berisikan 26 kamar.

Selain itu, BLK ini juga dilengkapi empat unit gedung bengkel berbeda yang dilengkapi ruang praktek. Yaitu bengkel untuk pelatihan kejuruan, bengkel listrik dan AC, bengkel latihan dan pertukangan serta bengkel automotif.

Di Lamongan, selama tahun 2013 lalu tercatat ada 2.748 pencari kerja. Yakni terdiri dari 1.398 orang pencari kerja laki-laki dan 1.350 orang lainnya adalah pencari kerja perempuan.

Sebanyak 834 orang pencari kerja diantaranya sudah ditempatkan. Penempatan tenaga kerja itu terdiri 521 penempatan pencari kerja antar kerja lokal (AKL), dan 313 penempatan TKI kerja antar negara (AKAN).

Khusus penempatan AKAN yang terdiri dari 275 laki-laki dan 38 perempuan tersebut, jujugan terbanyak, sejumlah 261 TKI, masih ke negara Malaysia. Kemudian penempatan di Hongkong ada 11 orang, Taiwan sebanyak 37 orang, Singapura 2 orang dan Korea Selatan juga 2 orang. (tok)

Baca Juga :   Tandon Air Bantuan JOBP-PEJ Dibiarkan Mangkrak

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *