SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Kebaradaan proyek ladang migas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur baik di sumur Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam maupun Tiung Biru (TBR) di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro tak hanya merubah peningkatan pembangunan infrastruktur desa sekitar. Namun, juga mampu menampung ribuhan tenaga kerja (Naker) lokal maupun non lokal.
Informasi yang diperoleh Suarabanyuurip.com menyebut, sedikitnya total naker yang tertampung dalam proyek migas ada 6.794 naker dari lokal maupun non lokal, dan baik bekerja di non skill maupun skill.Â
Kepala Disnakertransos Bojonegoro, Adi Witcaksono, mengatakan, total naker dari lokal maupun non lokal yang terlibat dalam proyek migas baik di sumur Banyuurip, Blok Cepu maupun TBR sebanyak 6.794 naker.
“Rinciannya, naker lokal sebanyak 4.281 orang, naker non lokal 2.513 org. Jadi, total keseluruhannya sebanyak 6.794 orang naker,” kata Adi Witcaksono, Jumat (03/01/2014).
Mantan Camat Margomulyo ini menjelaskan, untuk naker yang berasal dari lokal mayoritas dari desa ring satu yang tertampung menjadi naker unskil.
“Banyak yang unskill dari ring 1 (satu), tapi untuk kemarin yang sudah bersertifikat semua sudah bekerja di MCL, dan subkonnya. Bila ditotal, juga seimbang antara yang skill dan unskill, Mas,” imbuhnya.(sam)