SuaraBanyuurip.com -Â Jarwati
Bojonegoro – Â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur mengumpulkan seluruh pengusaha yang melakukan kegiatan di wilayahnya di Pendapa Malwopati, Â Minggu (5/1/2014). Pertemuan yang dimulai mulai pukul 19.00 WIB sampai 22.30 WIB itu, untuk mensingkronkan pembangunan di Bojonegoro.
Selain dihadiri oleh pengusaha, pertemuan malam ini juga dihadiri oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jabamanusa, Mobil Cepu Ltd (MCL), Pertamina EP Cepu, Pertamina Aset 4, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), PT Telkom, Institute Pertanian Bogor (IPB), dan undangan lainnya.
Bupati Bojonegoro, Suyoto mengatakan, pertemuan ini dilakukan sebagai bagian dari konsolidasi semua stake holder yang ada di Bojonegoro untuk mensinergikan pembangunan di Bumi Angling Dharma.
“Jadi masyarakat, keamanan, tokoh ulama, dan jajaran Pemkab Bojonegoro hadir pada hari ini. Sebab ini merupakan bagian dari konsolidasi di awal tahun 2014,” kata Suyoto.
Dalam konsolidasi itu, Ketua DPW PAN Jatim itu menjelaskan, bahwa nantinya Bojonegoro harus menjadi lumbung pangan dan energi. Sehingga Pemkab Bojonegoro telah melakukan kerja sama dengan IPB untuk membantu petani  terkait pertanian.
Suyoto mengungkapkan, jika pada hari Senin (6/1/2014) besuk, Kabupaten Bojonegoro akan melakukan panen raya bawang merah di Desa Duwel, Kecamatan Kedungadem.
“Jadi panen raya ini akan kita lakukan untuk menunjukkan kepada Daerah lain, bahwa Kabupaten Bojonegoro juga penghasil bawang merah yang cukup besar. Karena dalam sekali panen bisa mencapai lima belas sampai dua puluh ribu ton,” tegasnya. (ati)