Kejari Periksa Kadisdikda Sebagai Saksi

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, Jawa Timur mengaku telah menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Kadisdikda) Bojonegoro, Husnul Khuluq dalam penyelidikan dugaan kasus korupsi dana alokasi khusus (DAK) tahun 2012 untuk pengadaan mebeler di 163 sekolah senilai Rp 4,2 Miliar.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Bojonegoro, Nusirwan Sahrul, mengungkapkan, pihaknya menghadirkan Husnul Khuluq untuk diperiksa sebagai saksi terhadap dua tersangka, yakni Koordinator UPTD dari UPTD Kapas, Kundarto dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Mohammad Eko Joko Novianto.

“Kami melakukan pemeriksaan tersebut pada Selasa lalu untuk mengklarifikasi apakah pengerjaan mebeler sudah dilaksanakan atau belum,” ungkap  Nusirwan, Kamis (9/1/2014).

Dia menyatakan, Husnul dalam hal ini sebagai pengguna anggaran (PA). Sementara mantan Sekretaris Dinas Pendidikan, Eduard Gumansalangi saat diperiksa mengaku pada penyidik jika pernah mendapat tugas untuk melakukan pengecekan disekolah terkait pengadaan mebeler.

 “Memang diakui ada pihak ketiga dalam pengerjaannya,” jelasnya.

Dalam kasus ini penyidik telah menahan lima orang tersangka diantaranya Yayan Sunarya, dan Agus Triyono dari pihak ketiga, Budi Hariyanto pemilik UD Kreasi Rapi, Koordinator UPTD dari UPTD Kapas, Kundarto dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Mohammad Eko Joko Novianto.

Baca Juga :   Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan, Smartfren Perluas Jaringan 4G di Jawa Timur

Dalam kasus ini dugaan penyelewengan yang dilakukan yakni pengadaan yang dilakukan secara swakelola, tapi dilapangan tidak dilakukan secara swakelola serta target penyelesaian yang melebihi batas. Mestinya proyek ini selesai pada 31 desember 2012 dan batas akhir januari 2013, tapi sampai saat ini masih banyak yang belum selesai.

Dikonfirmasi terpisah, Husnul Khuluq enggan berkomentar. Bahkan mengaku tidak mengetahui penanggungjawab dalam kasus ini.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *