SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyelenggarakan nikah dan khitan massal dalam memperingati Hari Jadi Bojonegoro dan Hari Ibu di Pendapa Malowopati Pemkab setempat, Sabtu (10/1/2014).
Ketua Tim Penggerak PKK, Mahfudhoh Suyoto, menyampaikan, nikah massal ini dilaksanakan untuk mencegah terjadinya perzinahan dan membantu biaya nikah dengan menggratiskan administrasinya.
“Semoga dengan menikahkan mereka, rumah tangganya berjalan sakinah, mawadah, warahmah,” tandas istri Bupati Suyoto ini.
Mahfudhoh menambahkan, tidak hanya nikah massal saja tetapi juga dengan melaksanakan sunat massal dapat meringankan beban rakyat kecil yang belum mampu menyunatkan sang anak karena keterbatasan biaya.Â
“Ada sarung, baju koko, dan uang saku bagi mereka yang ikut sunat,” imbuhnya.
Sementara itu, Mbah Kamiran (75), mengatakan, sangat senang dengan adanya nikah massal ini. Sehingga dapat melamar secara resmi janda beranak dua yaitu, Sadirah (70), dan merajut asa berdua sampai akhir hayat.
“Saya malu mau menikah, tapi kalau rame-rame begini kan ada temannya,” kata warga Desa Suko, Kecamatan Temayang ini sambil tertawa bahagia.
Dari data yang didapat, nikah massal diikuti sebanyak 27 pasangan. Sementara khitan massal sebanyak 73 anak yang tersebar dari beberapa kecamatan se Kabupaten Bojonegoro. (rien)