Samat Menangi Pilkades Ngraho

samad

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pilihan kepala desa (Pilkades) di sekitar ladang migas Blok Cepu kembali digelar. Kali ini pesta demokrasi tingkat desa itu dilaksanakan di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (11/01/2014).

Dalam perebutan kursi orang nomor satu ditingkat desa tersebut, calon nomor 3, Samat berhasil memperoleh suara terbanyak dengan perolehan 786 suara mengalahkan rivalnya calon nomor urut 1, Ina Kadarwati dengan 390 suara, nomer urut 2, Parmin 220 suara, nomer urut 4, Seno, 92 suara dan nomer urut 5, Sunoto memperoleh 305 suara.

Data dari Panitia Pilkades Ngraho, jumlah total hak pilih Desa Ngraho sebanyak 2082 pemilih. Dari jumlah tersebut, yang hadir sebanyak 1815 pemilih. Sedangkan yang tidak hadir sebanyak sekira 267 pemilih. Sementara suara tidak sah sebanyak 22 suara.

Ketua Panitia Pilkades Ngraho, Abdul Syukur, mengatakan, sesuai hasil perolehan terbanyak adalah calon nomor urut 3, Samat sebanyak 786 suara mengalahkan 4 calon lain.

“Dengan hasil perhitungan suara ini, Samat yang berhak diajukan untuk memimpin desa Ngraho dengan masa bakti 2014-2019,” kata Abdul Syukur saat mengumumkan hasil akir penghitungan Pilkades Ngraho.

Baca Juga :   Pengajuan Dana Tak Terduga Rp 1,4 T Pemkab Bojonegoro Dipertanyakan

Samat, calon terpilih mengucapkan rasa syukur kepada masyarakat Ngraho yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin Desa Ngraho. Lain itu, juga mengucapkan terima kasih kepada panitia pilkades, keamanan dan dinas terkait yang telah mendukung terlaksananya pillades Ngraho yang aman, tertib, kondunsif sesuai dengan harapan bersama.

“Dalam pilkades ini tidak ada yang kalah atau menang. Karena yang menang adalah masyarakat Ngraho semuanya. Karena itu, mari kita bekerja bareng-bareng membangun Ngraho lebih baik lagi untuk kedepannya,” ungkap Samat ditemui saat hendak pulang dari Balai Desa Ngraho.

Camat Gayam, Hartono, meminta, semua warga desa Ngraho untuk tetap menjaga ketentraman. Tidak perlu ada yang saling bergesekan emosi karena semua memiliki tujuan sama  yakni membangun Desa Ngraho yang lebih baik.

“Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar aman, tertib sesuai dengan harapan kita bersama, Mas,” pungkas mantan Camat Purwosari tersebut. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *