Libur Maulud Nabi Tak Berlaku di Proyek EPC

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Libur hari Maulud Nabi Muhamad menjadikan kantor palayanan publik di jajaran Pemkab Bojonegoro libur. Hal tersebut tak berlaku bagi tenaga kerja (Naker) proyek sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa-Timur, Selasa (14/1/2014).

Salah satunya adalah naker di proyek Engineering Procurement and Constructions (EPC)-1, Banyuurip yang dikerjakan oleh PT Tripatra-Samsung. Kontraktor dari operator Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL), ini tetap masuk mengerjakan proyek.

Seorang warga Bonorejo, Kecamatan Gayam, Priyo, mengatakan, meski libur hari Maulud Nabi Muhamad, namun naker proyek EPC-1 masuk kerja seperti biasanya.

“Untuk naker EPC-1 hampir keseluruhan masuk kerja lembur, Mas. Tapi, untuk naker Inwa yang ngerjakan proyek pengelesan diliburkan. Sedangan, untuk naker Wifgas cuma masuk setengah hari saja,” kata Priyo kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (14/01/2014).

Pria yang setiap harinya beraktifitas sebagai tenaga parkir itu menjelaskan, libur atau tidaknya naker proyek Banyuurip bisa dilihat dari sepeda motor naker yang diparkirkannya.

Baca Juga :   Potensi Geothermal Terbesar Kedua di Dunia, Pertamina Siap Bangun Kerja Sama dengan Mitra Global

“Saya tahu karena dari hampir semua naker Tripatra sepeda motornya di tempat parkiran yang saya sediakan ini, Mas,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Community Affairs PT Tripatra Engineers & Constructors, kontraktor proyek EPC-1, Budi Karyawan, terkait dengan kerja lembur naker tersebut hingga berita ini diturunkan belum memberi jawaban.(sam) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *