54.000 Hektar Lahan di Tuban Kritis

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Sekitar 54 ribu hektar lahan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, diketahui dalam keadaan kritis. Lahan tersebut tersebar di 20 kecamatan di wilayah setempat.

“Itu pada pendataan kami pada tahun 2009 lalu,” kata Kepala Bidang Kehutanan dan Perkebunan Dinas Pertanian Tuban, Agus Suryanto, kepada SuaraBanyuurip.com di lingkungan kantor Pemkab Tuban.

Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding pendataan yang dilakukan sebelum tahun 2004, yaitu tercatat sebesar 39 ribu hektar. Melihat jumlah itu berarti ada kenaikan jumlah lahan kritis seluas 15 ribu hektar.

“Jadi ada kenaikan dari pendataan yang kami lakukan setiap 5 tahun sekali,” tambah Agus.

Dari jumlah itu, baru sekitar 7 ribu hektar yang baru bisa ditangani. Sementara untuk lahan kritis sendiri, sebagian besar merupakan milik warga. Sehingga, konsep yang akan digunakan untuk penanganan lahan kritis ini adalah penggalakan hutan rakyat.

Ada beberapa kriteria yang digunakan instansi terkait untuk melakukan pendataan hutan rakyat. Diantaranya, adalah menilai kemiringan tanah dan percampuran dari unsur tanah tersebut.

Baca Juga :   20 Tahun Bujang Lapuk Dipasung

“Kalau kemiringan tanah diatas 40 persen, dan jenis tanah yang berupa pasir bercampur debu, sudah bisa dipastikan kalau itu merupakan lahan kritis,” jelas Agus, sambil menerangkan kalau kebanyakan lahan kritis ini berada di area pegunungan. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *