Disnakertransos Diperintah Dampingi Pemuda

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono, meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertransos) untuk mengawasi dan mendampingi 50 pemuda yang mendapatkan pelatihan, dan sertifikasi bidang migas kerja sama dengan PT Elnusa.

“Saya minta Disnakertransos mendata pemuda yang belum mendapatkan pekerjaan dari 50 peserta tersebut,” tegas Setyo Hartono, kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (16/1/2014).

Dia menyatakan, PT El Nusa sudah mendidik pemuda lokal menjadi tenaga terlatih di bidang perminyakaan sehingga perlu pendampingan agar apa yang mereka dapatkan tidak sia-sia. Peran pemerintah dibidang tenaga kerja sangat penting dalam hal ini.

“Harapan saya nantinya industri migas diisi oleh putra putrid daerah,” ungkapnya.

Dia tambahkan, target pemerintah kabupaten kurang lebih 5.000 pemuda Bojonegoro memiliki keterampilan di industri Migas. Mereka diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja baru sebagai ganti minimnya luas lahan persawahan yang dimiliki warga.

“Jadi ada keseimbangan, pihak luar memberikan pelatihan dan sertifikasi, kita yang mengakomodir,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Disnakertransos Bojonegoro, Adi Wicaksono, mengatakan, dari 50 pemuda yang mendapatkan sertifikasi dari El Nusa sudah ada 20 orang yang mendapatkan pekerjaan di bidang perminyakan.

Baca Juga :   Presdir ExxonMobil Kunjungi Gayam

“Mereka ada yang direkrut El Nusa bahkan perusahaan lain, tempatnya tersebar di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Dia menyatakan, akan mengkoordinir para pemuda yang belum mendapatkan pekerjaan meskipun memegang sertifikasi pelatihan dari El Nusa seperti yang diinstruksikan Wabub. Pihaknya tidak akan lepas tangan begitu saja dan tetap berupaya semua pemuda yang mendapatkan pengalaman bisa bekerja sesuai bidangnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *