SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang merupakan desa Ring 1 PAD#B Lapangan Sukowati masih menunggu realisasi program Corporate Sosial Responbility (CSR) tahun 2013 dari Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), operator Blok Tuban.
“Berapapun dana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan program akan saya siapkan,†tegas Kepala Desa Ngampel, Pudjianto kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (18/1/2014).
Dia menyampaikan, dari 12 item kesepakatan hanya menunggu realisasi dari pihak JOB P-PEJ. Apabila ada perubahan sistem dalam pelaksanaannya di lapangan pemerintah desa (Pemdes) Nagmpel mengaku siap untuk melaksanakan bahkan dengan sistem invoice atau penagihan sekalipun.
Pujianto mengungkapkan, dari total anggaran yang disiapkan oleh pihak JOB P-PEJ sebesar Rp 379.799.750 hingga kini belum ada yang terwujud satupun padahal sekarang ini sudah menginjak bulan pertama tahun 2014. Jumlah CSR 2013 yang dianggarkan itu menurun dari total dana CSR tahun 2012 senilai Rp 690.000.000.
“Sudah saya siapkan toko bangunan atau material yang mau menyuplai bahan mentah walaupun belum dibayar,†imbuhnya.
Sementara itu, Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Hananto Aji, menyata, sampai saat ini pemerintah desa di ring 1 belum ada yang berkoordinasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan program CSR 2013 tersebut. Pemdes ring 1 itu adalah Ngampel, Campurejo dan Sambiroto.
“Kami akan melakukan survei untuk mendapatkan toko yang bisa menjadi suplier sesuai ketentuan yang berlaku,jadi kami yang menentukan tokonya,†tegas Hananto.(edp)