Lesehan Super Pedas di Sekitar Pad B Sukowati

lesehan

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Keberadaan industrialisasi minyak dan gas bumi (migas) Lapangan Sukowati, Blok Tuban di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tidak hanya menarik pemodal besar untuk mendirikan cafe dan restaurant. Namun juga menumbuhkan jiwa usaha baru bagi warga sekitar pemboran.

Salah satunya Reni, (40), warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas. Dia mendirikan Warung Lesehan Sor Pring Ijo yang berada tidak jauh dari lokasi PAD#B sumur Sukowati Blok Tuban di Desa Ngampel untuk menggaet masyarakat sekitar dan karyawan migas di wilayah setempat.

“Semoga saja ramai terus, tidak hanya saat buka pertama kali seperti ini,” kata Reni kepada suarabanyuurip.com yang mengaku baru membuka warung makan awal Januari lalu.

Menu yang disuguhkan Warung Lesehan Sor Pring Ijo k has masakan Jawa. yakni nasi jagung dengan lauk belut, bekicot dan ceker yang dimasak dengan bumbu ekstra pedas.

“Saya suka pedas. Pengen mencoba bekicotnya karena ditempat saya tidak ada masakan seperti ini,” kata Anton,(30), warga asal Bandung Jawa Barat yang mengaku bekerja di proyek Blok Tuban.

Baca Juga :   Konjen AS Apresiasi Tabloid SBU

Menanggapi berkembangnya usaha baru di Desa Ngampel, kepala desa setempat, Pujianto, mengaku, akan membuat budidaya ikan tawar melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari operator migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina PetroChina East Java (JOBP-PEJ). Agar nantinya warga Ngampel dapat menghasilkan ikan dan dijadikan wirausaha baik itu diperjual belikan atau membuka warung makan.

“Semoga cita-cita itu bisa tercapai, sehingga dapat meningkatkan ekonomi warga,” imbuhnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *