SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro, Jawa-Timur melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Dinaskertransos), telah mengantisipasi kemungkinan membludaknya pengangguran paska selesainya proyek migas Blok Cepu sekitar dua tiga tahun ke depan.
Kepala Dinaskertransos Bojonegoro, Adi Wicaksono, mengatakan, pengantisipasian adanya pengangguran warga untuk 2-3 tahun ke depan akibat kemungkinan pengurangan tenaga kerja (Naker) proyek migas tetap dilakukan.
“Pengantisipasian itu pasti akan dilakukan, Mas. Dengan cara memberikan pelatihan sesuai dengan kemampuan warga masing-masing,” kata Adi Wicaksono kepada Suarabanyuurip.com melalui pesan pendek, Senin (20/01/2014).
Mantan Camat Margomulyo ini mengaku, belum dapat data tentang orang yang ada di sekitar ladang migas.
“Saya belum dapat data tentang orang disana. Tapi, sudah banyak yang kita latih. Tidak hanya kerja di minyak, tapi bisa dimana saja, Mas,” ungkapnya menjelaskan.(sam)