Pembangunan Jalan Alternatif Capai 90%

jalan alternatif

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pembangunan infrastruktur jalan alternatif Dusun Temlokorejo – Kaliglonggong, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur terus dikebut. Ditargetkan pembanguna jalan yang dimulai sejak awal 2013 silam itu selesai pada Januari 2014.

Jalan alternative itu dibangun paving dengan paket pembangunan dua jembatan. Pembangunan jalan alternative tersebut merupakan salah satu enam issu sosio ekonomi yang disekapati Mobil Cepu Limited (MCL), operator Migas Blok Cepu dengan pemerintah desa (Pemdes) Gayam.

Panjang jalan alternatif sekira 2150 meter dan lebar 4,5 meter. Sedangkan pemasangan paving jalannya selebar 3,5 meter.

“Sekarang ini pembangunanya sudah mencapai sekkira 90 persen. Target penyelesaian Januari 2014,” kata Ketua tim pelaksana pembangunan, Saifudin kepada suarabanyuurip.com, Selasa (21/01/2014).

Pria yang juga tokoh masyarakat Desa Gayam itu mengaku, kendala yang dihadapi saat ini adalah kondisi alam. Yakni mulai sering turun hujan sehingga membuat pembangunan jalan alternatif pavingisasi agak terganggu.

“Sebenarnya, jika cuaca tidak hujan terus awal bulan Januari 2014 kemarin sudah selesai. Tapi karena cuaca tidak bersahabat maka pembangunannya agak molor. Insyaallah dalam waktu dekat ini pembangunan segera terselesaikan,” jelasnya.

Baca Juga :   Meski Tak Ganggu Cadangan Minyak Nasional, Pemerintah Perlu Waspadai Dampak Konflik Iran-Israel

Untuk diketahui, program pembangunan infrastruktur jalan alternative pavingisasi ini dilaksanakan MCL dengan menggandeng LSM IDFoS sebagai pendamping.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *