Pupuk Kujang Gunakan 200 Ha Lahan Perhutani

kujang

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – PT Pupuk Kujang melakukan koordinasi dengan KPH Perhutani Bojonegoro, Jawa Timur untuk membahas pembebasan lahan sebagai kebutuhan pembangunan pabrik pupuk urea yang memanfaatkan produksi gas Lapangan Unitisasi Jambaran – Tiung Biru (TBR), Selasa (21/1/2014).

“Kami membahas beberapa hambatan di lapangan baik itu masalah kebutuhan gas, pembebasan lahan dan lain sebagainya,” kata General Manager PT Pupuk Kujang, Sukamto usai melakukan koordinasi.

Pihaknya mengaku masih belum mengetahui kapan akan memulai pembangunan pabrik tersebut karena harus melalui proses panjang. Namun yang pasti pabrik itu ditargetkan sudah beroperasi pada 2017 mendatang dengan dana sebesar Rp8,1 triliun.

“Lahan yang digunakan memang milik Perhutani Bojonegoro, maka dari itu kami datang kesini untuk berkoordinasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Administratur KPH Perhutani Bojonegoro, Anggar Widyatmoko, membenarkan adanya rencana penggunaan lahan milik Perhutani seluas 200 Hektar (Ha) di Dukuh Clangap, Desa Sumengko Kecamatan Kalitidu. Namun untuk memastikan lokasi yang ditentukan akan dilakukan monitoring dulu.

“Kita tidak bisa langsung menyetujui karena harus mengajukan permohonan terlebih dahulu,” tandasnya.

Baca Juga :   Rp20 Milyar untuk Tata Cepu

Anggar menjelaskan, karena terkait dengan pembebasan lahan hutan, maka proses yang dilalui harus kepada Menteri Kehutanan dan perkembangan secara tekhnis ada di Perhutani Bojonegoro. Sehingga tidak serta merta langsung jadi karena membutuhkan waktu.

“Mereka sudah menyiapkan lahan pengganti di Jawa barat,” tukasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *