SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Rencana pembangunan pabrik pupuk urea oleh PT Pupuk Kujang di Dusun Clangap, Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang memanfaatkan Gas Cepu dari Lapangan Unitisasi Jambaran -Tiung Biru (TBR)- Cendana dipastikan akan membuka peluang usaha dan kerja bagi perusahaan dan masyarakat lokal. Karena pembangunan pabrik tersebut akan memunculkan industri ikutan.
Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)Â PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), Deddy Afidick,mengatakan, pihaknya belum ada persiapan untuk menangkap peluang tersebut karena waktunya masih lama. Namun begitu dirinya akan menggandeng pihak ketiga atau mitra dalam pendanaan untuk berinvestasi guna terlibat dalam industri turunan.
“Kalau ikut serta jelas, tapi belum ada pandangan seperti apa dan bagaimana,” kata Deddy kepada suarabanyuurip.com, Rabu (22/1/2014).
Deddy menyatakan, ada 10 industri turunan yang dapat ditangkap dari pengoperasian pabrik pupuk Kujang itu. Namun mantan pejabat Mobil Cepu Limited (MCL) itu enggan membeberkan apa saja dari 10 industri ikutan tersebut.
“Jangan dulu deh, kita juga masih diskusi panjang,” sergahnya.
Menurut Deddy, yang perlu dipersiapkan untuk menyongsong pembangunan pabrik pupuk adalah masalah tenaga kerja. “Apakah dengan outsourcing atau mengakomodir tenaga dari lokal,†tegas Deddy.
Terpisah, General Manager, PT Pupuk Kujang, Sukamto, menegaskan, akan melibatkan tenaga kerja dan menampung semua kebutuhan lokal sesuai keterampilan.
“Sudah pasti itu,” tandas dia. (rien)