SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Jika di wilayah Kecamatan Purwosari dan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, harga tanah  merangkak naik sampai tembus Rp500 ribu per meter persegi (M2). Namun harga lahan di wilayah Kecamatan Gayam, ring 1 Lapangan Migas Blok Cepu, relatif stabil dan berada dikisaran harga pada umumnya.Â
Sekretaris Kecamatan (sekcam) Gayam, Djaelani mengaku, belum bisa memastikan akan adanya lonjakan harga lahan di sekitar Kecamatan Gayam. Karena penentuan harga umunya
tergantung pemilik kepada pembeli.Â
“Kalau disini sekarang masih normal, dikisaran Rp250 ribu sampai Rp.300 ribu,” katanya.
Djaelani mencontohkan, belum lama ini ada sejumlah warga yang ingin menjual lahannya seluas 2000 m2 dengan mematok harga Rp.250 ribu permeternya. Selain itu, lahan seluas 5000 m2 yang mematok harganya dikisaran Rp.300 ribu per meternya.Â
“Kebutuhan yangmendesak dari pemilik juga berpengaruh kepada harga lahan,” tuturnya.Â
Namun demikian naiknya lahan tetap berpotensi terjadi. Selain karena berada disekitar proyek migas, faktor lainnya adalah kian menyempitnya luas wilayah.(roz)