SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jawa, Bali, Madudara dan Nusa Tenggara (Jabamanusa) rutin memberikan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
“SKK Migas memiliki kepedulian cukup besar kepada para korban banjir di Lamongan. Setiap terjadi banjir luapan Bengawan Solo, mereka selalu menyalurkan bantuan,” Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Suprapto.
Dia mengungkapkan, seperti saat terjadi banjir yang melanda empat kecamatan yaitu Kecamatan Laren, babat, Maduran dan Karangbinangun akhir tahun 2013 lalu, SKK Migas menyalurkan bantuan sekira 1000 paket sembako.
“Bantuan langsung didistribuksikan kepada para korban banjir,” tutur dia.
Suprapto menerangkan, banjir yang terjadi di Lamongan tidak jauh berbeda dengan Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Hanya saja, Bojonegoro lebih diuntungkan karena merupakan daerah ladang minyak sehingga cukup banyak bantuan  dari perusahaan migas.
“Kalau Lamongan kering potensi minyak, jadi BPBD harus pintar-pintar mencari bantuan keperusahaan non migas lainnya untuk membantu korban banjir,” ucapnya.
Kedepan mantan sekretaris BPBD Lamongan ini akan melakukan terobosan dengan mengajukan permohonan bantuan ke perusahaan migas yang banyak terdapat di Bojonegoro.(tok)