Ditinggal Cuci Pakaian Rumah Terbakar

kebakaran

SuaraBanyuurip.com - D Suko Nugroho

Bojonegoro – Kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kali ini kebakaran menimpa rumah Almarhum Asmui, warga RT.14, RW.03 Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Jum’at (24/1/2014).

Di duga kuat kebakaran itu akibat hubungan arus pendek. Ditaksir kerugian mencapai Rp35 juta. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Data yang diperoleh di lokasi kejadian, rumah tersebut disewa Purwanto (30), Warga Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem. Kebakaran itu pertama kali diketahui Firsa (4), anak Purwanto, sekira pukul 09.00 WIB. Saat kebakaran terjadi Purwanto sedang mencuci di kamar mandi.

“Setelah dipanggil-panggil anak saya, saya keluar dan melihat api sudah berkobar di ruang tengah,” kata purwanto dengan wajah pucat.

Warga yang mengetahui kobaran api langsung beramai-ramai membantu memadamkan dengan peralatan seadanya. Api dapat dipadamkan selang setengah jam.

“Kita menyelamatan barang-barang yang bisa diselamatkan. Terutama tabung LPG karena kita takut meledak dan menambah kobaran api,” timpal Safi’I, tetangga korban.

Meski berhasil memadamkan api, namun ruang tengah rumah korban berukuran 6X9 meter berdinding papan itu luluh lantak dilalap si jago merah. Selain itu api juga membakar kasur, dipan (tempat tidur dari kayu), dan celengan berisi uang senilai Rp200.000.

Baca Juga :   Hindari Pohon Tumbang, Perlu Pemangkasan

“Kerugian ditaksir 35 juta. Itu dari bangunan rumah tengah dan barang yang terbakar,” sambung Kepala Dusun Ngumpak, M. Anam.

Sementara itu dua mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi kejadian ketika api sudah berhasil di padamkan warga. Petugas PMK kemudian memadamkan percikan api yang masih tersisa di puing-puing kayu.

“Dugaan kita sementara akibat hubungan arus pendek,” tegas Kapolsek Dander, AKP. Imam Khanafi. (suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *