SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Keluarga korban nelayan yang hilang akibat terbakarnya MT Providen, kapal tangker pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik Pertamina di pantai Tanjung Awar-awar, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, hingga hari ini masih melakukan pencarian, Sabtu (25/1/2014).
Kapal tangker tersebut terbakar ketika melakukan loading untuk pengisian BBM dari Terminal Bahan Bakar Minyak Tuban (TBBMT). Sementara kejadian tersebut berada di pelabuhan PT Trans Pasific Petrocemical Indotama (TPPI).
Data yang dihimpun, korban hilang tersebut bernama Khoirul Amien (28), warga Dusun Gal Pelem, Desa Kapu, Kecamatan Merakurak, Tuban. Hingga saat ini korban belum ditemukan dalam pencarian yang dilakukan oleh tim SAR.
“Sampai saat ini belum ada kabar sama sekali,” kata Wandoyo (26), salah satu keluarga korban mengabarkan kepada sejumlah jurnalis di Tuban.
Pengakuan dari keluarga, korban berangkat dari rumah pada Jumat (24/1/2014) pagi kemarin. Saat itu dia bersama beberapa temannya berangkat melaut bersama dengan beberapa temannya. Tapi saat kejadian, posisi korban sendiri tidak diketahui.
Keluarga menduga kuat korban yang masih dalam pencarian adalah keluarganya, setelah mendengar kabar nama korban tersebut adalah Khoirul Amien.
“Bahkan teman-teman dia juga mencarinya ke rumah, untuk memastikan apakah dia (korban) sudah pulang apa belum,” ujar Wandoyo, menambahkan.
Sebelumnya, Kapolres Tuban, AKBP Ucu Kuspriyadi, juga mengatakan, kalau satu korban yang masih dalam pencarian adalah nelayan. Nelayan tersebut memang biasa membantu para ABK atau petugas untuk pemasangan selang ketika kapal tengah loading untuk pengisian BBM.(edp)