SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Kepolisian Resort (Polres) Tuban, membeberkan hasil penyelidikan terbakarnya kapal tangker milik Pertamina, MT Providen pengangkut BBM dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBMT) yang terbakar di pelabuhan PT Trans Pasific Petrocemical Indotama (TPPI) di pantai Tanjung Awar-awar, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Kapolres Tuban, AKBP. Ucu Kuspriyadi, mengatakan, sesuai hasil penyelidikan yang dilakukan, kebakaran yang terjadi pada Jum’at (24/1/2014) siang kemarin, disebabkan cuaca buruk di perairan laut utara.
Ucu menjelaskan kronoligisnya, Â sebelum kebekaran terjadi, kapal dengan nama Providen tersebut bermaksud mengisi BBM sekitar pukul 10:00 waktu setempat. Sementara jenis BBM yang akan diangkut meliputi BBM jenis premium sebanyak 5 ribu kiloliter dan solar sebesar 12 ribu kiloliter.
Saat itu, lanjut Ucu, petugas melakukan uji coba pengisian, dengan mengalirkan BBM dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBMT) PT Pertamina melalui pipa bawah laut.
“Dalam uji coba ini petugas melihat ada sambungan pipa yang belum optimal, sehingga ada minyak yang masih tercecer,” kata Ucu menjelaskan, Sabtu (25/1/2014).
Kemudian, kata dia, pengisian dihentikan karena petugas akan melakukan pembenahan terlebih dahulu. Â Namun untuk melakukan pembenahan selang tersebut tidaklah mudah, karena cuaca buruk dan gelombang laut mencapai 5 meter menerjang. Â Akibatnya rantai kapal Chain Block mengalami gesekan hingga terpercik api.
“Percikan itu lalu menyambar BBM dan terjadilah kebakaran itu,” kata Ucu, menerangkan.
Saat itulah Anak Buah Kapal (ABK) yang berjumlah 25 orang langsung berlompatan ke laut. Saat ini, diketahui 3 ABK mengalami luka ringan dan sisanya selamat. Sementara satu nelayan yang biasa membantu ABK ketika melakukan loading BBM saat ini masih dalam pencarian.(edp)