SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Dua tim Search and Rescue (SAR) dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kembali melakukan pencarian korban yang hilang dalam peristiwa terbakarnya kapal tangker Pertamina, MT Providen di Pantai Tanjung Awar-awar, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Minggu (26/1/2014). Di duga korban hilang itu adalah nelayan yang biasa membantu saat pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Satu tim diturunkan di dekat lokasi kebakaran, yaitu kawasan Tanjung Awar-awar. Sementara satu tim lain, di terjunkan dan mulai pencarian di kawasan Pantai Kecamatan Palang.
“Dua tim SAR hari ini melakukan pencarian korban yang belum ditemukan,” tegas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono, kepada suarabanyuurip.com.
Joko menerangkan, kalau pencarian tim pertama dilakukan di kawasan Tanjung Awar-awar guna menyisir kemungkinan korban masih disekitar lokasi kejadian. Sementara pencarian tim kedua, dilakukan karena adanya kemungkinan korban terseret arus laut ke arah timur.
“Dimungkinkan korban terbawa arus ke timur,” kata Joko menjelaskan alasan diterjunkannya juga tim kedua di Kecamatan Palang.
Sementara itu, sempat berhembus kalau korban sudah ditemukan di kawasan Pantai Ndasin, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu. Korban ditemukan warga dan langsung di bawa ke kamar jenazah RSUD Dr R Koesma Tuban.
Namun kabar itu hanya kabar burung setelah keluarga korban melakukan pengecekan di kamar jenazah RSUD Dr Koesma tidak ditemukan korban yang kemungkinan sudah meninggal dunia tersebut.
“Tadi sudah ke kamar jenazah tapi tidak ada,” sambung Wandoyo (26) salah satu keluarga korban.(edp)