SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Hasil lifting minyak bumi untuk Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada triwulan IV 2013 mencapai 5,34 juta barel atau 58,7 ribu BPOD. Jumlah tersebut di bawah target yaitu 21,52 juta barel atau 98,43 persen. Sementara lifting gas bumi terealisasi on target yaitu mencapai 4,89 juta MMBTU atau 106,20 persen dari prognosa APBN 2013.
Kepala Bagian Sumber Daya Alam Pemkab Bojonegoro, Fajar Yudhi, menyampaikan, rata-rata harga minyak mentah pada triwulan ke IV ini mencapai 102,29 US Dolar Amerika per barel dari rata-rata seluruh jenis minyak mentah. Baik dari Pertamina EP Asset 4, JOB P-PEJ maupun MCL.Â
“Rata-rata kumulatif sampai dengan triwulan III tahun 2013 masih cukup baik, yakni mencapai 101,36 US Dolar Amerika per barel,” tukasnya, Senin (27/1/2014).
Fajar menambahkan, penurunan produksi dari JOB P-PEJ dan Unitisasi Sukowati dikarenakan kenaikan kadar air pada sumur produksi, di Pertamina EP asset 4 dan kenaikan kadar air pada sumur produksi di JOB P-PEJ.
“Prognosa migas tahun 2014 untuk daerah penghasil Kabupaten Bojonegoro, sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri ESDM,” tandasnya.
Dia mengatakan, adapun prognosa minyak bumi tahun 2014 sebesar 33.310.950 barel atau meningkkat 152 persen dibanding prognosa tahun 2013. Sementara prognosa gas bumi tahun 2014 sebesar 5.504.330 MMBTU atau meningkat 119 persen dibanding prognosa tahun 2013.(rien)