SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur akan menggolontorkan modal untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), sebesar Rp20 miliar dari dana APBD setempat tahun 2014.
Direktur Utama PT BBS, Deddy Affidick, mengaku, akan menggunakan dana tersebut untuk mempersiapkan generasi emas di Bojonegoro menjelang era industrialisasi. Tidak hanya keberadaan pabrik pupuk urea oleh PT Pupuk Kujang saja, tetapi juga semua industri yang akan berkembang sejalan dengan adanya puncak produksi di Blok Cepu.
“Pendanaan itu untuk awal program Generasi Emas dengan mengadakan pelatihan dan peningkatan kompetensi sumber daya Bojonegoro,” tegas Deddy, Rabu (29/1/2014).
Diungkapkan, pihaknya akan meminta kepada pelaku industri yang akan membangun di Bojonegoro untuk memberi daftar kebutuhan tenaga kerja dan klasifikasinya. Pelatihan terhadap pemuda akan disesuaikan dengan kebutuhan.
Pria berkacamata minus ini menambahkan, idealnya dalam melaksanakan hak itu akan bekerjasama dengan institusi terkait. Sementara jenis pelatihan yang diperlukan yang tidak tersedia di Bojonegoro akan dicari dari luar daerah.
“Intinya pelatihan yang diberikan harus bersertifikat dan diakui agar peserta latih dapat bersaing menangkap peluang kerja didalam atau di luar Bojonegoro,” pungkasnya. (rien)