SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Suhu politik di sekitar ladang minyak Banyuurip, Blok Cepu, mulai memanas menjelang pelaksanaan pilihan kepala desa (Pilkades) di wilayah setempat. Sejumlah desa sudah menggelar kampanye terbuka bagi calon kepala desa (Kades) untuk menyampaikan visi misinya.
Seperti kampanye pilkades di Desa Mojodelik, Keacamtan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang dilaksanakan dib alai desa setempat, Jum’at (31/1/2014). Dalam kampanye itu dua kandidat yakni Sandoyo dengan nomor urut 1 dan Yutik Rahayu nomor urut 2 menyampaikan visi misinya kepada warga.
Kampanye pilkades di ring 1 Sumur Minyak Banyuurip itu merupakan kampanye terakhir dari enam desa yang akan menyelenggarakan pilkades pada 2 Pebruari mendatang.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, waktu kampanye dua kandidat di laksanakan dengan jam berbeda. Sebab Sandoyo dan Yutik Rahayu merupakan musuh bebuyutan yang 2008 lalu juga bertarung dalam pilkades Mojodelik.
Dalam kampanye itu, calon incumbent, Sandoyo kebagian menyampaikan visi misinya pagi hari sebelum Salat Jum’at. Sedangkan, Yuntik Rahayu dilaksanakan setelah salat jumat.
Dihadapan warga, Sandoyo mengatakan, selama 6 tahun menjabat Kades Mojodelik, sudah banyak memberikan perubahan bagi desa dan masyarakat. Misalnya, pembangunan jalan poros desa dan lain sebagainya.
“Jika nanti terpilih lagi saya akan meneruskan pembangunan yang belum selesai dan mempertahankan yang sudah baik,†ujar Sandoyo.
Sementara, calon nomer urut 2, Yuntik Rahayu berjanji, jika nanti terpilih menjadi Kades Mojodelik selama menjabat enam tahun bakal menggratiskan sembako untuk warga desa Mojodelik.
“Akan saya bayari sendiri sembako selama menjabat sebagai Kades Mojodelik, dan ketika ada lowongan proyek Blok Cepu akan mengupayakan secara maksimal bagi warga Mojodelik untuk bisa terlibat sesuai  kemampuannya masing-masing,” janjinya.
Camat Gayam, Hartono, menambahkan, untuk kampanye Pilkades Mojodelik  sengaja dilakukan dengan waktu berbeda guna menghindari hal-hal yang tidak diinginan.(sam)