SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Tampaknya warga di sekitar pengeboran Pad A dan Pad B lapangan Migas Sukowati, Blok Tuban baik di Desa Ngampel Kecamatan Kapas, dan Dusun Mlaten, Desa Campurejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur harus lebih bersabar untuk mendapatkan fasilitas jalan yang baik di desanya.
Saat ini jalan poros desa di desa tersebut, terlihat rusak dengan kondisi aspal terkelupas, berlubang dan tidak rata di sana sini. Apalagi saat hujan turun banyak kubangan yang membahayakan pengendara jika tidak berhati-hati.
Warga di wilayah dua desa tersebut menyatakan, banyaknya kendaraan berat dan truk pengangkut material proyek milik Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) yang berlalu lalang menjadi salah satu penyebab rusaknya jalan.
“Kami tidak akan meminta pihak operator untuk perbaikan jalan, biar kesadarannya saja,” sergah Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno, kepada SuaraBanyuurip.com.
Menanggapi hal tersebut, Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Hananto Aji, Â menyatakan, semua jalan daerah menjadi tanggung jawab pemerintah, hanya biasanya nanti minta bantuan JOB P-PEJ.
“Jadi penangung jawab tetap di Pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bojonegoro, Andy Tjandra, belum memberikan konfirmasinya mengenai hal tersebut. (rien)