SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Abrasi akibat gelombang besar melanda tepian pantai Dusun Ngomben, Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (6/2/2014).
Hal itu diakibatkan tangkis atau penahan ombak di desa tersebut hancur. Akibatnya ombak besar dengan gelombang tinggi langsung menghantam dinding rumah warga sejak 5 hari terakhir. Saat ini puluhan rumah warga terancam gelombang tinggi yang mencapai 4 hingga 5 meter.
Informasi yang didapat dari salah satu perangkat desa, ada sekitar 55 rumah warga yang terancam abrasi. Dari jumlah tersebut 9 rumah sudah dalam keadaan rusak, serta 4 rumah telah roboh dan dipindahkan.
“Kalau total rumah yang terancam dan sudah mulai retak-retak yang ada 55 rumah,†kata salah satu perangkat Desa Sukolilo, Narimo, menerangkan.
Pengakuan warga, kalau ombak besar dan gelombang tinggi kerap datang pada dinihari hingga menerjang rumah warga. Kerusakan terbanyak pada belakang bagian rumah yang berada tepat di bibir pantai. Selain rumah, beberapa pohon kelapa yang berada di belakang rumah penduduk juga diketahui roboh akibat terjangan ombak yang bertubi-tubi ini.
“Yang hancur banyak di bagian belakang, seperti dapur dan kamar mandi,†sergah Sutini (49), kepada sejumlah wartawan sambil mengemasi beberapa bagian rumah yang rusak.(edp)