SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro- Operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) akan mengebor 9 sumur untuk menambah produksi minyak yang saat ini mulai menurun. Penambahan sumur tersebut rencananya akan dilakukan di Pad C yang saat ini masih dalam kajian.
Field Adiministration Superintendant, JOB P-PEJ, Hananto Aji, menyebutkan, dalam penambahan 9 sumur dilakukan atas perintah dari Satuan Kerja Pelaksanaan Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Saat ini produksi minyak dari Pad A dan Pad B saat ini tinggal 28.000 barel per hari (Bph).
Dia katakan, untuk pembuatan 1 sumur nantinya membutuhkan biaya sebesar Rp90 miliar, sementara anggaran untuk rencana relokasi warga yang terdampak akan dijadikan satu dengan biaya tersebut.
“Relokasi warga ya kita ambilkan dari anggaran pembuatan sumur, itupun ada mekanismenya,†tukas Hananto.
Dia menyatakan, belum melakukan sosialisasi kepada pemerintah desa maupun warga karena Perda RDTRK masih dalam pembahasan. Namun, sudah menyiapkan dana untuk relokasi yakni sejumlah nilai tempat tinggal warga itu sendiri.
“Kalaupun ada warga yang terpaksa direlokasi, kami akan memberikan ganti rugi senilai rumah atau tempat tinggal mereka. Jadi tidak bisa memberikan ganti rugi sepuluh kali lipat,†tandasnya. (rien)