Kontraktor Akan Identifikasi Kerusakan Jaring

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Kontraktor proyek Engineering Procurement and Construction  (EPC) 3 Banyuurip, PT Rekind-Lipkin menyatakan, akan melihat terlebih dahulu alat tangkap ikan milik nelayan Tuban yang dikabarkan rusak.

Petugas yang ada di lokasi EPC 3, yang berada di Kecamatan Palang, meminta kepada nelayan supaya meninggalkan jala atau jaring penangkap ikan di tempat mereka.

“Kita akan melakukan identifikasi terlebih dahulu alat tangkap ikan yang rusak itu,” jelas Comunications Relations (Comrel) PT Rekind, Erik Kristiawan, kepada Suarabanyuurip.com di lokasi, Sabtu (8/2/2014).

Dia mengatakan, kalau identifikasi diperlukan untuk mengetahui penyebab kerusakan alat tangkap milik nelayan. Apakah disebabkan karena adanya proyek EPC 3 ataukah rusak karena sebab lain.

“Kan ada aturannya, Mas,” jelas Erik Kristiawan.

Selain itu juga akan dilakukan pengecekan berapa alat tangkap yang rusak. Apabila benar rusak karena proyek, maka mereka akan mengganti dengan harga yang sesuai.

Diberitakan sebelumnya, nelayan dari Karangagung wilayah Barat, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, mendatangi lokasi EPC 3. Mereka mengaku, jaring atau jala mereka rusak akibat terkena batu dari lokasi proyek ketika menangkap ikan di sepanjang pantai setempat.(edp)

Baca Juga :   Tripatra Peringati Sejuta Jam Keselamatan Kerja

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *